Hai gaes! Sehat kan?
I know it's a bit too late but hari ini gue mau bahas salah satu film yang lagi viral banget. Kabarnya film ini budgetnya bukan budget film Hollywood tapi kualitas pemain dan plot ceritanya patut diacungi jempol.
| Poster Obsession - Obsession (2025) |
Sinopsis Obsession
Film Obsession menceritakan tentang Bear atau si Baron (Michael Johnston), cowok pendiam yang bekerja sebagai pegawai di toko alat-alat musik. Bear ini pemalu banget dan diam-diam udah lama naksir teman lamanya, Nikki (Inde Navarrette).
| Bear - Obsession (2025) |
Suatu hari, pas Nikki kehilangan kalung kristalnya, si Bear mencoba mencari penggantinya di toko barang-barang antik dan mistik. Tapi menurut dia, ga ada yang sesuai sama seleranya Nikki. Malah disini dia nemu “One Wish Willow” yaitu mainan jadul mistis yang katanya bisa mewujudkan satu permintaan.
| One Wish Willow - Obsession (2025) |
Bear pengen banget agar Nikki tertarik sama dia melebihi apapun juga. Hebatnya, permintaan itu jadi kenyataan guys! Si Nikki tiba-tiba jadi sangat pengertian, menggoda, dan selalu ingin bareng Bear. Tapi manisnya cinta itu cuma sementara. Nikki perlahan berubah jadi sosok yang posesif banget yang dimana kepribadian aslinya menghilang, malah muncul ledakan emosi menakutkan, dan dia semakin “gila” menyeramkan.
| Nikki dan Bear - Obsession (2026) |
Film ini gak bakal gue spoiler lanjutannya ya, tapi intinya Obsession nunjukin betapa berbahayanya apa yang kita dapatkan ketika “keinginan” kita terkabul tapi dengan cara yang salah. Hadeh...
Review Obsession
Obsession dibikin sama Curry Barker, sutradara YouTuber berusia 26 tahun yang baru pertama kali ke studio besar (kantong produksinya sih memang minimalis, budgetnya cuma sekitar ~$750rb saja). Walau begitu, hasilnya berasa so damn pro guys. Dari awal sampai akhir, film ini bikin dag dig dug non-stop. Set-up ceritanya sederhana, tapi eksekusinya gokil trus ketegangan dibangun pelan-pelan, lalu klimaksnya nendang abis.
| Nikki dan Bear - Obsession (2025) |
Penonton bakal terus ngerasa ada yang “nggak beres” tiap adegan, sampai momen seramnya keluar tiba-tiba. Poin kuat utama Obsession ada di akting dan karakter. Inde Navarrette sebagai Nikki bener-bener memukau. Gila gue ngefans banget sih sama dia!
| Nikki - Obsession (2025) |
Awalnya dia masih polos, tapi begitu efek tongkat One Wish Willow bekerja, ekspresi muka dan gerakannya tuh creepy banget bahkan pas diem doang aja gue udah merinding. Teriakan “NOOO!”-nya yang viral di TikTok itu nyata banget dan bikin merinding njir.
| Nikki - Obsession (2025) |
Sementara itu Michael Johnston sebagai Bear berhasil bikin kita simpati di awal (semua orang kan pernah salah tingkah deket gebetan), tapi kemudian berubah menjadi gugup parah dan hampir panik ngeliat kebiadaban situasi ini. Chemistry antara Bear-Nikki kocak sekaligus bikin “wtf” karna faktor misteriusnya. Oh ya, ada juga Megan Lawless yang mainin Sarah, si sahabat Bear yang naksir diem-diem ke dia.
| Sarah - Obsession (2025) |
Sosok Sarah ini bikin cerita makin seru karena dia lucu, baik, dan aktingnya bikin kita sayang – padahal perannya bisa aja sekadar jadi pemberi nasihat biasa, tapi dia bikin scene-scene Sarah jadi memorable. Dan jangan lupa Cooper Tomlinson (si pemeran Ian jadi teman dekatnya Bear).
| Ian - Obsession 2025 |
Teknik pengambilan gambarnya kelabu dan mood lighting-nya sukses bikin suasana mencekam. Setiap frame Obsession terasa agak suram dengan tone warna yang dingin; kadang gelap banget sampai kita cuma fokus ke ekspresi wajah pemain.
Pemeran Utama Obsession & Crew
Michael Johnston : Bear, cowok introvert yang naksir Nikki
Inde Navarrette : Nikki, si gebetan yang jadi korban cinta seram
Megan Lawless : Sarah, sahabat Bear yang naksir sama dia
Cooper Tomlinson : Ian, teman dekat Bear (juga rekan comedy-nya Curry Barker)
Andy Richter : Carter (boss Bear, pemilik toko musik tempat ia bekerja)
Sutradara & Penulis : Curry Barker (sutradara yang pernah bikin short horror viral Milk & Serial).
Produser : James Harris, Christian Mercuri, Haley Nicole Johnson, Roman Viaris.
Produksi : Di bawah label Blumhouse (produser Jason Blum) bersama Focus Features.
Distributor : Focus Features (NBCUniversal) menayangkan Obsession di bioskop umum.
Kesimpulan
Kelemahan Obsession mungkin cuma di pace yang sempet melambat sebelum bener-bener meledak. Buat penonton yang gak tahan slow burn, mungkin bakal ngerasa sedikit bosan di bagian pengenalan (ada beberapa adegan Bear dan Nikki yang bolak-balik tanpa banyak dialog). Tapi begitu air udah panas, bam! film ini melaju kencang.
Rating OMZENGA: 4.6/5
Juga, kalau lo bukan penggemar gore parah atau lovestory yang galak, mending siap-siap tutup mata di beberapa scene — tapi kalo lo demen kombinasi cinta gila+horor freaky, film ini pasti juara banget. Tapi overall, ketegangan tetap terjaga sampai akhir, dan efek gore-nya bener-bener brutal.
You wished for this. — Nikki
Saran gue sih, siapin mental… dan tisu banyak-banyak buat nangis ketawa ngeri. Selamat nonton, dan jangan sampai inginmu terkabul asal-asalan ya!
Baca juga: Film Bulan September 2026: Bulan yang Gelap, Tegang, dan Banyak Drama - OMZENGA
Love,
Rex
Komentar
Posting Komentar